NEC Laptopnya UKSEKUTIF

NEC Laptopnya UKSEKUTIF
DUAL Core, HDD 80, Ram 512, DVD RW, wifi, 14 wide dijual cuma 4,8 jutaan.

PDA Murah cuma 3,6 jutaan.

PDA Murah cuma 3,6 jutaan.
PDA murah cuma 3,6jutaan. FULL set.. HSDPA, GPS, touchsreen, wifi dan mash banyak fitur menarik lainnya. dijual cuma 3,6JUTAAN. hub 08561857325. siapa cepat dia yang dapat.

Jual Murah Nokia 6110 NAVIGATOR

Jual Murah Nokia 6110 NAVIGATOR
HP anti nyasara di jual cuma 1,7 jutaan. GPS, fullset, HSDP, touchscreen, dan fitur menarik lainya. dijual CUMA 1,7jt.(bandingkan dengan harag pasar) MILIKI segera!!!! hub 08561857325

N0KIA N70 Musik editions

N0KIA N70 Musik editions
Kondisi Sangat Bagus Bodi mulus, aksesoris lengkap dengan DUsnya. Di Jual Cuma 1,1 juta. buruan HUB admin!!!
AHLAN WA SAHLAN & SELAMAT DATANG

5 TULISAN TERAKHIR

Subhanalloh, sengaja tulisan dari arrahmah ini saya coppy paste tanpa perubahan apapun. sebab di dalamnya da insfirasi yang nyata dalam menghadapi segala kenyataan. hidup ini adalah untuk Islam apa pun resikonya. Hidup ini mulia dengan jihad dimanapun tempatnya. berikut adalah penggalan kisah para mujahidin di tengan badai salju musim dingin.

Operasi khusus yang dilancarkan mujahidin Dagestan kemarin (6/2) mengalami kesuksesan. Serangan mereka menargetkan para petinggi di Shalmilkala (bekas Makhachkala) dan di desar Izberbash.

Letkol. Gapiz Isaev, yang menjadi pemimpin Departemen Distrik Untuk Memerangi Ekstrimis, berhasil dibuuh di desa Izberbash. Dia tewas dibunuh sekitar pukul 10.30 waktu setempat.

Kendaraannya terhantam ledakan bom tepi jalan di dekat sebuah pasar. Isaev tewas di lokasi kejadian.

Sepuluh jam setelah operasi khusus di desa Izberbash, sebuah mobil petinggi Departemen Kepolisian lainnya, Kolonel Akhmed Magomedov, mendapat serangan di ibukota Dagestan, Shalmilkala.

Sedan Magomedov mendapat serangan sekitar pukul 21.00.

Magomedov dan dua ajudannya tewas dalam serangan ini.

Selain peristiwa di atas, sebuah pertempurna sengit juga terjadi di provinsi tetangga, Nokhchicho (Ichkeria-red) selama dua hari. Militer musuh kemudian mengeluarkan statemen mengenai pertempuran ini dengan mempublikasikan kebohongan.

Mereka mengatakan mengenai kematian para mujahid dan kecelakaan di pihak mereka yang tentu saja tidak sesuai dengan kenyataan.

Namun kami tidak mendapatkan informasi pasti mengenai total korban atas pertempuran tersebut di kedua belah pihak.

Di provinsi lainnya, yaitu di Ghalghaycho (Ingushetia-red), aktivitas mujahidin tidak menurun akibat dinginnya salju. Para musuh sebelumnya telah memprediksi bahwa "militan" akan menurunkan serangan mereka saat musim dingin, namun prediksi mereka telah dijawab oleh mujahidin dengan menunjukkan serangan-serangan mereka yang tetap eksis meskipun dinginnya salju menusuk hingga ke tulang mereka.

Para pejabat mengeluhkan kinerja kepolisian dan mengatakan bahwa para polisi "tidakmempersiapkan manajemen yang baik juga tentara cadangan dan tidak mampu menanggulangi militan." Ini berarti puluhan ribu polisi murtadin, tentara pendudukan, tentara khusus (FSB) dan tentara lainnya tidak mampu menghadapi 15 orang mujahid di sana?

Ini mengindikasikan bahwa turunnya salju tidak akan menghentikan aksi mujahidin Imarah Islam Kaukakus dan bukan saatnya beristirahat. Mujahidin meneruskan serangan mereka terhadap para penjajah dan boneka mereka.

Di tahun lalu, juga saat salju turun, amir Imarah Islam Kaukakus memperlihatkan dalam sebuah video, taktik dan strategi gerilya mereka menghadapi para musuh. Mereka tidak hanya sukses melakukan serangan di wilayah Imarah Kaukakus tapi juga mengalami kesuksesan dengan target Rusia.

Ini menunjukkan bahwa Imarah Islam Kaukakus tidak kekurangan sumberdaya manusia, seperti yang selalu dituduhkan musuh, karena serangan-serangan syahid yang sering dilancarkan mujahidin. Faktor utama yang menjadi penghambat mujahidin Imarah Islam Kaukakus adalah kekurangan senjata. Solusi atas permasalahan ini menjadi salah satu prioritas mujahidin di tahun ini. (haninmazaya/KC/arrahmah.com)



Lama ga nulis dan isi blog kini meski di tengah malam namun ada kesempatan yang Alloh berikan untuk kebali menekan satu demi satu keyword huruf dalam menyusun kata. Anngaplah ini sebuah permulaan kembali setalah beberapa lama facum, meski hanya tulisan singkat dan ringan namun semoga da manfaat yang bisa kita ambil meski sedikit serta da pelajara penting bagi kehidupan kita.

Ini cuma sebuah tips buat temen-temen yang sering bermasakah dengan komputernya yang kadang sering banget lemot kalo lagi running program. Buat para SUHU IT mohon maaf bila ada salah bukan maksd sok tahu, hehehehe.

Caranya mudah banget dan ga pake ribet.

Langsung ajah arahin kursor mouse kita ke tulisan
START lalu klik My COMPUTER lalu klik LOCAL DISK (C) lalu klik WINDOWS lalu klik Prefetch.
Nah Waktu keluar isi filenya langsung aja HAPUS SEMUA ISI FILENYA.

Terserah mau gimana gaya ngehapusnya. yang penting jangan ada samape yang kesisa, dan jangan khawatir kenapa kenapa tuh computer. Percaya dweh.

Nah rajin-rajin ajah ngecek bagia itu, sebulan atau 2 minggu sekali juga ga apa-ap.
Nah rasakan bedanya dan SELAMAT MENCOBA yah.


Tebtunya sangatlah tak asing dengan nama Abu hurairoh, belia adalah sahabat nabi yang paling banyak meriwayatkan hadits. tapi tahukah kita apa yang beliau alami?

Pada suatu hari Abu Hurairah sedang membersihkan hidungnya dengan sehelai sapu tangan yang cantik. Kemudian dia berbicaara seorang diri. "Ah, lihat akan Abu Hurairah, dia membersihkan hidungnya dengan sehelai sapu tangan yang cantik. Teringat aku semasa aku biasanya berbaring di antara mimbar dengan rumah Nabi. Orang menyangka aku menghidap penyakit sawan. Tetapi sebenarnya aku sedang menderita kelaparan."

Abu Hurairah mengalami kelaparan selama beberapa hari. Kadang-kadang kelaparan yang dihadapinya begitu dahsyat hingga ia jatuh pengsan. Orang yang melihat keadaannya menyangka ia terkena penyakit sawan.

Pada masa itu penderita-penderita penyakit sawan diobati dengan meletakkan kaki di lehernya. Penderitaan Abu Hurairah ini berlaku semasa Islam mula bertapak di Tanah Arab. Apabila Islam telah tersebar dengan luasnya, keadaan hidupnya agak mewah sedikit.

Dia merupakan seorang yang sangat wara' dan suka menunaikan sholat-sholat nafilah. Dia mempunyai sebuah uncang yang penuh dengan biji-biji buah tamar yang digunakan untuk berzikir. Di rumahnya sentiasa terdapat orang yang sibuk sholat.


Dalam rangka menjalankan perintah Allah:
فَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَى تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِيْنَ…الذاريات: 55
Maka ingatkanlah, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi kaum muk-minin. (adz-Dzariyat: 55)

Dalam sebuah hadits masyhur disebutkan: Dari Umar Radiyallahu ‘anhu , beliau berkata: “Tatkala kami sedang duduk bersama Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam pada suatu hari, tiba-tiba muncul di hadapan kami seorang lelaki yang berpakaian sangat putih, berambut hitam legam, tidak ada pada-nya tanda-tanda selepas bepergian dan tidak ada seorangpun di antara kami yang menge-nalinya. Dia datang dan duduk menghadap Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam kemudian merapatkan lututnya kepada lutut Nabi dan meletakkan kedua tangannya di atas kedua paha Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam seraya berkata: “Wahai Muhammad terangkan kepadaku apa itu Islam?”. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menja-wab:
اْلاِسلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إَلاَّ الله وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ، وَتُقِيْمَ الصَّلاَةَ، وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ، وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ، وَتُحِجُّ الْبَيْتِ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً.

Islam itu ialah engkau bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi ke-cuali Allah dan bahwasanya Muhammad adalah rasul (utusan) Allah dan engkau menegakkan shalat, menunaikan zakat, ber-puasa di bulan Ramadahan, dan menjalani ibadah haji di Baitullah (al-Haram) jika engkau mampu mengadakan perjalanan kepadanya”. (HR. Muslim juz 1 hal 133)

Inilah dasar-dasar Islam.
Kalimat yang pertama kali harus kita perhatikan adalah dua syahadat yang dengannya seorang kafir menjadi muslim. Dengan demikian kalimat itu adalah kalimat yang sangat besar dan harus dipahami dengan benar.

Kalimat لاإله إلا الله adalah sebenar-benar ucapan dan sebaik-baik dzikir. Tidak ada satu makhluk pun yang tidak membutuhkan kali-mat tersebut. Kalimat ini mengandung per-nyataan bahwa tidak ada yang berhak dii-badahi kecuali hanya Allah saja. Konsekwen-sinya adalah orang yang mengikrarkan kalimat tersebut harus bertekad untuk tidak beribadah kepada siapapun kecuali kepada Allah. Tidak beribadah dalam bentuk apapun semisal berdo’a, tawakal, sujud dan ruku’, dan berkurban kecuali kepada Allah, untuk Allah dan dengan cara yang Allah kehendaki.
Dalam kalimat tersebut terkandung dua perkara, yaitu peniadaan (nafi’) dan pene-tapan (itsbat). Peniadaan atas segala macam sesembahan yang diibadahi dan penetapan ibadah hanya untuk Allah. Tidak bisa salah satunya dikatakan tauhid kecuali harus ber-sama yang lainnya. Artinya, peniadaan tanpa penetapan adalah atheisme sedangkan penetapan tanpa peniadaan adalah paga-nisme dan kesyirikan.

Inilah yang diistilahkan dengan tauhid uluhiyah atau tauhid ubudiyah dan inilah makna yang terkandung dalam kalimat tauhid
لاإله إلا الله .

Seseorang yang telah mengikrarkan tauhid uluhiyah dengan keyakinan dan amalan dengan sendirinya mereka harus beriman bahwa Allah adalah yang menciptakan dan mengatur seluruh alam beserta isinya atau yang kita pahami sebagai tauhid rububiyah. Juga meyakini bahwa Allah memiliki nama-nama yang mulia serta sifat-sifat yang tinggi yang dikenal dengan Tauhid Asma’ wa sifat. Keyakinan ini didasari berita yang datangnya dari al Qur-an dan lisan Rasul-Nya dalam ha-dits-hadits yang shahih. Beriman kepadanya merupakan ibadah kepada Allah yang terkandung dalam kalimat لاإله إلا الله.

Akan tetapi, seorang yang percaya bah-wa Allah adalah penguasa dan penciptanya belum tentu mereka beribadahnya hanya kepada Allah semata.
وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضَ لَيَقُوْلُنَّ خَلَقَهُنَّ الْعَزِيْزُ الْعَلِيْمُ (الزخرف: 9)
Dan sungguh jika kamu tanyakan kepada mereka (orang-orang musyrik): “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?”, niscaya mereka akan menjawab: “Semuanya diciptakan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (az-Zukhruf: 9)

وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ خَلَقَهُمْ لَيَقُوْلُنَّ اللهُ فَأَنىَّ يُؤْفَكُوْنَ. (الزخرف: 87)
Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: “Siapakah yang menciptakan me-reka, niscaya mereka menjawab: “Allah”, maka bagaimanakah mereka dapat dipa-lingkan (dari menyembah Allah)?. (az-Zukhruf: 87)
قُلْ لِمَنِ اْلأَرْضُ وَمَنْ فِيْهَا إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ سَيَقُوْلُنَّ لِلَّهِ قُلْ أَفَلاَ تَذَكَّرُوْنَ. قُلْ مَنْ رَبُّ السَّمَوَاتِ السَّبْعِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ سَيَقُوْلُنَّ اللهُ قُلْ أَفَلاَ تَتَّقُوْنَ. قُلْ مَنْ بِيَدِهِ مَلَكُوْتُ كُلِّ شَيْئٍ وَهُوَ يُجِيْرُ وَلاَ يجُاَرُ عَلَيْهِ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنِ سَيَقُوْلُنَّ اللهُ قُلْ أَفَلاَ تُسْحَرُوْنَ. (المؤمنون: 84-89)
Katakanlah: “Kepunyaan siapakah bumi ini, dan semua yang ada padanya, jika kamu mengetahui?” Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “Maka apakah kamu tidak ingat?” Katakanlah: “Siapakah yang Empunya langit yang tujuh dan yang Empunya ‘Arsy yang besar?” Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “Maka apakah kamu tidak bertaqwa.” Katakanlah: “Siapakah yang ada di tangan-Nya berada kekuasaan atas segala sesuatu sedangkan Dia melindungi, tetapi tidak ada yang dapat dilindungi dari (azab)-Nya, jika kamu mengetahui?” Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” Kata-kanlah: “(Kalau demikian), maka dari jalan manakah kamu ditipu?” (al-Mu’minun: 84-89)

Sesungguhnya dalam tauhid rububiyah -pun terkandung konsekwensi tauhid uluhiyah juga. Artinya orang yang mengerti bahwa Allah adalah penguasa, pencipta dan pemilik alam semesta, maka sudah seharusnya ia beribadah hanya kepada Allah, meminta dan berdoa hanya kepada-Nya.

Oleh karena itu Allah mempertanyakan orang yang mengerti bahwa Allah sebagai penguasanya, namun ia berdo’a dan beribadah kepada selain-Nya dengan kalimat اَفلا تسحرون (maka dari jalan manakah kamu ditipu?)

Oleh karena itulah kalimat لاإله إلا الله lebih luas dan lebih lengkap kandungan maknanya daripada kalimat لا خالق إلا الله (“Tidak ada pen-cipta kecuali Allah” ) atau kalimat لا مالك إلا الله (“Tidak ada penguasa kecuali Allah”). Belum dapat dikatakan masuk Islam seorang kafir musyrik yang mengatakan: “Saya percaya bahwa yang menciptakan langit dan bumi adalah Allah”, sampai ia mengikrarkan bahwa “tiada yang berhak diibadahi kecuali Allah” dengan yakin dan kemudian dibuk-tikan dengan amalannya.

Dengan demikian tiga macam tauhid tersebut yakni uluhiyah, rububiyah dan asma wa sifat adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Dan semuanya terkandung dalam kalimat syahadat لاإله إلا الله yang merupakan ma’rifatullah atau pengenalan seorang ham-ba terhadap Allah:
1. Mengenal hak-hak-Nya; yaitu hak untuk diibadahi, ditaati, dicintai dengan setinggi-tingginya cinta, berharap kepada-Nya, bergantung kepada-Nya, takut kepada-Nya dan sebagainya.
2. Mengenal rububiyah-Nya yaitu bahwa Allah-lah yang menciptakan langit dan bu-mi serta seluruh alam semesta. Dialah yang memilikinya, yang mengaturnya dan yang berhak menakdirkan segala sesuatu yang terjadi dengan hikmah dan keadilan-Nya.
3. Mengenal nama-nama, sifat-sifat dan per-buatan-Nya yakni menetapkan dengan keimanan dan keyakinan seluruh nama-nama dan sifat-sifat Allah yang Allah ke-nalkan diri-Nya dalam al-Qur’an dan yang dikenalkan oleh Rasulullah dalam riwayat-riwayat yang shahih.

Dalam mengenal dan mengimani nama dan sifat Allah harus dengan syarat-syarat sebagai berikut:
a. Menetapkan semua itu dengan lafadz dan maknanya sekaligus. karena sebagian ahlul bid’ah dari kalangan ahlul kalam, mu’tazi-lah dan asy’ariyah dan sejenisnya meneri-ma lafadz-lafadznya tetapi menolak makna-nya dengan tahrif (penyimpangan makna-nya) atau tafwidh (tidak mau menerje-mahkannya secara dhahir dengan alasan menyerahkannya kepada Allah).

Tidak seperti ahlut tahrif, mereka menerima sifat يد (Tangan) bagi Allah tetapi mereka mengatakan bahwa يدmaknanya bukan ta-ngan tetapi kekuatan. Mereka menerima sifat غضب (marah) tetapi mereka mengatakan bahwa غضب maknanya bukan marah tetapi berkehendak untuk membalas. Dengan kata lain ahlul bid’ah tersebut menerima lafadznya tetapi menyimpangkan maknanya kepada makna-makna lain yang diistilahkan oleh Ibnu Taimiyah dengan “at-tahrif”.

Tidak pula seperti golongan ahlu tafwid yang tidak mau menterjemahkan makna dari lafadz-lafadz tersebut dan menyatakan bahwa Allah memiliki يد tapi kami tidak tahu mak-nanya; Allah memiliki sifat غضب. Tetapi kami tidak tahu maknanya, kami serahkan semua-nya kepada Allah. Dan mereka tidak mau mengartikan يد dengan tangan dan غضب de-ngan marah.

Pendapat mereka ini bertentangan de-ngan hikmah diturunkannya al-Qur’an de-ngan bahasa Arab, yaitu untuk dipahami maknanya sebagaimana Allah berfirman:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْءَانًا عَرَبِيًّا لَعَلَكُمْ تَعْقِلُوْنَ. …يوسف: 2
Sesungguhnya Kami menurunkannya beru-pa al-Qur’an dengan berbahasa Arab, agar kalian memahaminya. (Yusuf: 2)

b. Kita menetapkan nama dan sifat Allah dengan yakin bahwa Allah tidak sama dengan makhluk-Nya.

لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْئٌ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ. الشورى: 11
Tidak ada yang serupa dengan-Nya, dan Ia Maha Mendengar lagi maha Melihat. (asy-Syura: 11).

Maka kita harus meyakini Allah memiliki يد (tangan), tetapi tidak sama dengan tangan makhluk-Nya. Kita juga meyakini bahwa Allah mempunyai sifat غضب (marah), tetapi tidak sama dengan kemarahan makhluk-Nya.
Tidak seperti golongan lain dari ahlul bid’ah yaitu para mumatsilin yang mengata-kan bahwa Allah mempunyai tangan seperti kita dan memiliki sifat marah seperti kita marah. Maha suci Allah dari apa yang mereka katakan.

c. Tanpa menanyakan bagaimananya. Mene-tapkan nama-nama dan sifat-sifat Allah seperti apa adanya di dalam al-Qur’an dan dalam hadits-hadits yang shahih tanpa menanyakan seperti apa atau bagaimana? Kita beriman dengan apa yang Allah beritakan kepada kita tentang diri-Nya dan kita tidak tahu apa yang tidak diberitakan kepada kita. Karena masalah ini adalah perkara ghaib yang tidak mungkin kita mengetahuinya kecuali sebatas apa yang diberitakan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Wahyu telah berhenti, Rasulullah I telah wafat, Islam telah sempurna. Maka siapakah yang akan menjawab pertanyaan kita tentang apa yang tidak diberitakan kepada kita oleh Allah dan Rasul-Nya?!!!

Pertanyaan كيْفَ. (seperti apa atau bagaimana) adalah pintu setan. Sedemikian berbahayanya pintu takyif sampai-sampai para ulama bersikap keras kepada mereka yang memiliki pikiran-pikiran usil dan kotor. Tercatat di antaranya Imam Malik bin Anas, pemilik Kitab Al-Muwatha’, menunjukan rasa marahnya saat seseorang bertanya –tepatnya mempertanyakan—bagaimana isti-wanya Allah di atas arsy-Nya. Beliau rahimahulllah menjawab:
اْلإِسْتِوَاءُ غَيْرُ مَجْهُوْلٍ، وَالْكَيْفُ غَيْرُ مَعْقُوْلٍ، وَاْلإِيْمَانُ وَاجِبٌ، وَالسُّؤَالُ عَنْهُ بِدْعَةٌ. وَمَا أَدْرَاكَ إِلاَّ ضَالاًّ وَأُمِرَ بِهِ أَنْ يُخْرَجَ مِنْ مَجْلِسِهِ.
al-Istiwa’ adalah bukan (kalimat) yang asing, kaifiyah (bagaimana istiwa’nya Allah)nya adalah tidak mungkin diketahui, beriman terhadapnya adalah wajib dan ber-tanya tentangnya adalah bid’ah. Tidaklah aku melihat engkau kecuali orang yang sesat. Kemudian diperintahkan agar ia dikeluarkan dari majlisnya.

Dengan demikian dalam beriman kepa-da nama-nama dan sifat-sifat Allah, kita ha-rus memenuhi syarat-syarat di atas yaitu:
1. Menerima lafadz dengan maknanya secara dhahir.
2. Tanpa tahrif (penyimpangan makna).
3. Tanpa ta’thil (penolakan sebagian maupun keseluruhan).
4. Tanpa tafwidh (tidak mau menerjemah-kannya secara dhahir dengan alasan me-nyerahkannya kepada Allah).
5. Tanpa tasybih atau tamtsil, yaitu tidak me-nyerupakan Allah dengan makhluk-Nya.
6. Tanpa Takyif, yaitu tidak menanyakan se-perti apa dan bagaimananya.




(Catatansangzundi). Bissmillah kata itulah yang saya ucapkan saat saya hendak memulai sesuatu, Termasuk dalam memulai bisnis ini. Saya katakan bisnis sebab ini bisa menghasilkan banyak uang, pikir saya. Semua berawal pada saat saya membuka suatu situs lalu entah mengapa saya masuk ke link lain yang menjelaskan tentang invesatasi. Lalu saya baca semua isinya, dan saya melihat da peluang besar didalamnya untuk mengembangkannya dan mennjadikannya sebuah pundi-pundi tambahn uang bagi saya. Jenis Usaha baru di bidang INVESTASI dan banyak alasan yang melatar belakanginya sehingga saya pun memetuskan untuk berinvestasi.

Ini adalah sebuah review yang saya simpulkan setelah saya membacanya dengan seksama.Bisnis ini merupakan bisnis investasi termurah yang pernah saya temui, kita biasanya membayangkan bahwa investasi itu butuh dana jutaan bahkan ratusan juta. Namun disini beda, kita hanya cukup menginvestasikan hanya Rp.10000,- saja. Waw pasti anda akan terkejut, masa investasi sekecil itu? lalau berapa hasilna? Tenang saja meski uang yang kita investasikan hanya Rp.10000,- saja namun hasilnya bisa MILYARAN rupiah, DAHSYATnya lagi uang sebanyak itu kita bisa kita raih dalam waktu yang cukup singkat. Temukan rahasinya DISINI.

Ini kesempatan emas saya pikir, makanya saya tidak mau melwatkab begitu saja, uang yang mesti dikeluarkan sangat MURAH lagi, hanya Rp.10000,-. Jika tidak saya Investasikan uang tersebut juga akan segera habis dalam hitungan jam.

Setelah saya dapet komfirmasi dari uang yang saya investasikan tersebut, saya semakin tercengang. Ternyata selain bisa menghasilna banyak uang saya juga diberi sebuah site dengan accon saya sendiri dan mendapat BONUS download ratusan e-book ang sangat bagus dari berbagai katagori, seperti Al-Quran, Hacking, internet, internet marketing, relegi, chat, moivasi, dan masih banyak lagi plus softwere yang menarik dan sangat dibutuhkan. Kalau saya kalkulasikan mungkin jika saya beli satu persatu buget yang harus saya keluarkan bisa mencapai JUTAAN. Dan ini semua saya dapatkan gratis atau cuma Rp.10000,- (sepeuluh ribu rupiah). Luar biasa BUkan.

Ini kesempatan kita bersama. Untuk berinvestasi langsung saja klik DISINI.


Ini adalah sebuah kisah yang sarat akan makna didalamnya. Betapa pentingnya Al-Quran dalam hidup kita dan betepa sangat luar biasa efek yang ditimbulkn Al-Quran dalam kehidupan kita, meski sekedar memebacanya. Berikut dalah kisahanya :

Seorang muslim tua Amerika tinggal di sebuah perkebunan/area di sebelah timur pegunungan kuntucky bersama cuc laki-lakinya. Setiap pagi pagi Sang kakek duduk diperaoian sambil membaca Al-Quran. Sang cucu ingin menjadi seperti kakeknya dan mencoba menirunya seperti yang disaksikan setiap hari. Suatu hari ia bertanya pada kakeknya : “ Kakek aku coba membaca Al-Quran sepertimu tapi aku tak bisa memahaminya, karena aku tidak menegrti bahasa arab seperti dirimu. Dan walau pun ada sedikit yang aku pahami segera saja aku lupa begitu aku selesai membaca dan menutupnya. Jadi apa gunanya membaca Al-Quran jika tak memahami artinya?

Sang kakek dengan tenang sambil meletakan batu-batu di perapian, menjawab pertanyaan sang cucu : “ Cobalah ambil sebuah keranjang batu ini dan bawa kesungai, lalu bawa kemabali dengan sekeranjang air.” Anak itu mengerjakan seperti yang diperintahkan kakeknya, tetapi semua air yang dibawa habis sebelum samapai di rumah. Kakeknya tertawa dan berkata, “Kamu harus berusaha lebih cepat lain kali”. Kakek itu meminta cucunya untuk kembali ke sungai bersama keranjangnya untuk mencoba lagi. Kali ini anak itu berlari lebih cepat, tetapi lagi-lagi kernjangnya kosong sebelum sampai di rumah. Dengan terengah-engah dia mengatakan kepada kakenya, tidak mungkin membawa sekeranjang air lalu ia pun pergi mencari sebuah ember untuk mengganti keranjang tersebut dengan sebuah ember.

Kakeknya mengatakan “ Aku tidak mau seember air tapi yang aku mau adalah sekeranjang air. Kamu harus mencoba lebih keras lagi.” Dan dia pun pergi keluar untuk menyaksikan cucunya mencoba lagi.

Pada saat itulah, anak itu mengeahui bahwa hal yang mustahil membawa air dengan keranjang batu. Tapi ia ingin menunjukan pada kakeknya bahwa meski ia berlari secepat mungkin, air tetap akan habis sebelum sampai ke rumah. Anak itu kembali mengambil dan mencelupkan keranjang kesungai kemuadian berusaha berlari secepat mungkin, tapi ketika sampai di depan kakeknya air sudah habis dan keranjang kosong lagi. Dengan terengah-engah ia berkata : “ kakek ini tidak ada gunanya. Sia-sia saja, air di keranjang air ini pasti habis dijalan sebelum sampai disini.” Sang kakek menjawab : “ Nak, mengapa kamu berfikir tidak ada gunanya?”

“Coba lihat ini dan perhatikan baik-baik apa yang terjadi dengan keranjang itu.”
Anak itu memeperthatikan keranjangnya dan baru ia menydari bahwa keranjangnya namapak sangat berbeda. Keranjangnya telah berubah dari sebuah keranjang batu yang kotor menjadi keranjang yang sangat bersih luar dan dalamnya.
“Cucuku, apa yang terjadi ketika kamu membca Al-Quran? Boleh jadi kamu tidak mengerti apapun atau pun tidak memahaminya sama sekali, tapi ketika kamu mebacanya, tanpa kamu sadari kamu akan berubah luar dan dalam. Itulah pekerjaan Alloh dalam merubah kehidupanmu”. Kata kakenya.

Subhanalloh kita bisa mengambil ibrah dari kisah ini, ternyata hanya dengan membacanya kita akan menjadi bersih luar dalam, kita mampu memebersihkan ruh dan jasmani kita. Apalagi jika mampu memahami isi makna dan mengamalkan hukum-hukumnya dalam kehidupan kesaharaian kita, mungkin akan tentran damai serta egaknya keadilan bai tiap insan.
Saudaruku semua, marilah kita senantiasa basahi lidah ini dengan lantunan ayat-ayat Alloh.



Dunia internet dulu hanya bisa dinikmanti oleh kalangan tertentu saja, rata-rata orang kantoran, kalangan elit dan mahasiswa itu juga mesti datang ke warnet yang jumlahnya mash sedikit. Namun sekarng dunia internet sudah merambah hampir disemua lini lapisan masyarat, mungkin dikarenakan tingkat kemudahan untuk mengakses interenet yang makin memanjakan para penggila dunia maya ini. Sebut saja alat telekomunikasi atau HP sekarang pun bisa menjadi alat untuk mengaksesnya, atau mereka yang ingin lebih nyaman berinternet ria tidak segan-segan membeli alat seperti modem dan semacamnya padahal itu bukan barang yang murah.

Belakangan banyak perusahaan elektronik menyediakan alat untuk mengakses internet dengan harga yang terjangkau dan relative sangat murah oleh kalangan masyarakat menengah kebawah, sebt saja HUWAWEI, SMART MODEM, ZTE, dana banyak lagi yang lebih maruh dari iu semua seperti memanfaatkan HP untuk dijadikan modem. Begitu pula dengan para povidernya yang seakan makin berlomba menawarkan produknya untuk berlangganan dengan paket murah dan unlemeted.
Namun semua itu bukan tanpa masalah, para pengguna internet akhirnya harus membayar mahal dengan mengorbankan kenyamanan. Masalah yang dihadapi biasanya adalah asalh jaringan dan speed yang sangat rendah hingga membuat proses browsing menjadi membosankan. Proses Download dan Upload seperti mnonton pertunjukan bekicot lagi pawai. Akhirnya mood jadi hilang.
Mau protes sama siapa kalo begini jadinya?
Kesel dan nyesel pastilah, tapi kalau tidak dimanfaatkan sayang jugakan, sudah mengeluarkan uang tapi ga dipake Cuma karena kecewa. Nah sekarang saya mau berbagi kembali sama temen-temen semua supaya bisa ngakalin speed yang seperti bekocot itu. Tips ini saya dapat dari salah seorang teman saya di Jakarta. Usut punya usut ternyata PC yang kita pakai melakukan pencurian bandwidth sebanyak 20%, waw ternyata angka yang lumayan besar. Jika kita ingin membuat kecepatan internet kita makin cepet dari sekarang adalah mengambil kembali hak kita yang dicuri oleh PC kita itu. Nah gimana caranya tuh? Ini dia langkah-langkahnya :

Click Start => Run => ketik gpedit.msc
Akan tampil Group Policy Editor => Local Computer Policy =>
Computer Configuration => Administrative Templates => Network =>
QOS Packet Scheduler => Limit Reservable Bandwidth=>

Pilih Enable lalu Bandwidth limit isi (%) isi dengan 0 (defaultnya 20)
lalu klik OK.

InsyaAlloh si LOLAnya (Loading Lama) ga nempel lagi waktu kita ngenet. Asyikkan?
Pokoknya SELAMAT MENCOBA AJAH dan mohon maaf atas kekurangannya (mohon ditambahkan). Dan buat temen-temen yang mengerti cara ngelosin kapasitas data (jatah internet kita) yang kita pakai mohon imformasinya ya.





Dari Humaid bin Hilal, dari seorang pria, dia mengatakan, "Saya datang kepada Rasulullah saw, kemudian beliau memperlihatkan kepada saya sebuah rumah, seraya berkata, 'Ada seorang wanita yang dulu tinggal di sini, kemudian ikut berperang bersama kaum muslimin. Dia meninggalkan 12 ekor kambing dan sebuah alat tenun. Sepulangnya dari perang, dia kehilangan seekor kambing berikut alat tenunnya. Lalu dia berkata, 'Ya Rabb, sesungguhnya Engaku telah menjamin bagi orang yang keluat di jalan-Mu, bahwa Engkau akan menjaga barang kepunyaannya, Sekarang aku telah kehilangan seekor kambing dan lat tenunku. Aku mohon Engkau mengembalikan barang keounyaanku itu.' Kemudian Rasulullah saw menceritakan bagaimana kuatnya permohonannya kepada Allah, dan ternyata di pagi harinya dia mendapatkan kembali kambingnya bersaama seeokr lain, juga alat tenunnya, tidak hanya satu tetapi menjadi dua."


Meninggalkan Maksiat Kemudian Meninggal Malam Harinya, Lalu Allah SWT Karuniakan Ampunan Untuknya

Dari Ibnu Umar r.a. berkata, "Rasulullah saw bersabda, 'Adalah Dzulkifli tidak pernah menahan diri dari perbuatan maksiat dan dosa. Suatu saat datanglah kepadanya seorang wanita, lalu Dzulkifli memberikan kepadanya uang sebesar enam puluh dinar dengan syarat dia boleh menggaulinya. Saat dia duduk seperti posisi seorang laki-laki di atas isterinya, si wanita tadi gemetar dan menangis? Apakah kau merasa aku memaksamu? Jawab si wanita, tidak. Akan tetapi perbuatan ini belum pernah aku lakukan, dan yang mendorongku melakukanya tak lain adalah tekanan ekonomi. Dzulkifli berkata, 'Kau akan melakukanya sementara sebelumnya tidak pernah? Sekarang pergilah engaku dan ambilah uang dinar itu untukmu.' Kemudian Dzulkifli bersumpah, 'Demi Allah, mulai sekarang Dzulkifli tidak akan pernah lagi bermaksiat kepada Allah selamanya!'. Malam harinya Dzulkifli meninggal dunia, dan pada pagi hari terdapat tulisan di pintu rumahnya; 'Sungguh Allah telah mengampuni Dzulkifli'."

Help file produced by WebTwin (www.webtwin.com) HTML->WinHelp converter. This text does not appear in the registered version.

    Pencarian Dalam Blog

    Memuat...

    SAHABAT KAMI