Inilah Rentetan Azab Mengerikan Untuk Myanmar Setelah Membantai Muslim Rohingya! (Selanjutnya Indonesia?)

Myanmar, sebuah negara di kawasan bagian utara Asia Tenggara. Dikenal dengan sebuah kekuasan junta militernya. Yang ditilik dari sejarahnya, negri ini tidak pernah lepas dari berkonflik. Mulai dari konflik antara rakyat dan pemerintahnya. Kemudian ditambah konflik militer dengan pemerintahan sipil yang berakhir kudeta. Dan yang menjadi sorotan konflik dengan isu sara. Dimana Penganut Budha yang merupakan mayoritas di sana, berlaku sadis dan bengis kepada etnis Rohingya yang merupakan penganut Islam. 

Biksu Budhis Myanmar kampanye Anti Muslim Rohingya
Dan anehnya mereka yang berkonflik di Myanmar seakan bersatu membantai dan memperlakukan Muslim Rohingya dengan kejam. Budhis yang sadis nan bengis melakukan pembantaian. Pemerintah di sana bukan melakukan perlindungan hukum namun seperti nampak melakukan pembiaran. Begitu juga dengan para militernya. Seakan mereka telah menjadi koalisi iblis!

Budhis Myanmar ANTI ISLAM
Tanpa Amun Budhis Myanmar membantai Muslim

Siapa saja yang menganut Islam di sana berarti akan menghadapi dengan penjagalan dan pembantaian. Tidak peduli dia laki-laki atau perempuan, orang tua atau dewasa, tua atau pun muda. Semua yang beridentitaskan Islam maka akan dihabisi. Tembak mati di tempat. Disembelih dengan sadis. Dibakar hidup-hidup atau digenosidakan. Masjid-masjid, rumah-rumah, sekolah dan apapun itu yang beridentitaskan muslim akan dibumi hanguskan. Sebuah data mencatat, sampai periode tahun 2012 saja korban tewas akibat pembantaian yang dilakukan Budhis Myanmar mencapai 15.000 jiwa. Dan lebih dari 451 masjid hangus dibakar (eramuslim 29/6).


Korban Muslim Rohingya


Korban Muslim Rohingya

Masjid Muslim Myanmar dibakar
Akibat kebengisan yang mengerikan ini, ribuan Muslim Rohingya harus melarikan diri menyelamatkan diri mereka hanya dengan sebuah sampan yang dijejali manusia. Mereka berpacu dengan kematian. Di hadapan mereka laut samudra yang begitu ganas bisa kapan saja menenggelamkan mereka. Atau mereka menoleh kebelakang, ada sajian kilatan pedan dan parang yang siap mencabik-cabik mereka. Mereka lari ke berbagai negara yang belum tentu mau menampung mereka pula. Bangladesh, Thailand, Malaysia, Indonesia dan Australia merupakan beberapa destinasi dari pelarian saudara muslim Rohingya. TribunnewsAceh mencatat sampai periode 19 Mesi 2015 ada 11.941 Pengungsi Muslim asal Rohingya. 

Pengungsi Rohingya
Dengan semua kenyataan ini adakah yang bersuara? Pendukung HAM? Yang selalu so so-an paling pembela hak hidup layak manusia, adakah suaranya? PBB (Persatuan Bangsa Bangsa) yang katanya membela HAM anti penjajahan pun tak teredengar. Bahkan mereka layak disebut Persatuan Babi Busuk yang hanya meridhoi Muslim dibantai. Tidak ada yang membela, tidak ada yan gmenjadikan Myanmar sebagai target oprasi perang. Tak ada yang mengatakan Budhis itu TERORIS!
Maka kini Allohlah yang berbicara.
أَلَا لَعْنَةُ ٱللَّهِ عَلَى ٱلظَّٰلِمِينَ
Ingatlah, LAKNAT Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zhalim. (QS Hud : 18)
Alloh tunjukan kepada sumua manusia zholim apa yang sudah mereka bangun dengan segala kesombongannya. Alloh kirimkan bermacam-maca azab dan petaka yang begitu mengerikan untuk Myanmar dan Budhis nya. Azab yang begitu mengerikan dan tak kunjung selesai. Hingga Budhis-budhis terlaknat yang berlumuran darah umat Islam itu kini menangis. Mereka mengemis-ngemis kepada seluruh dunia agar menolong mereka yang berkahir tragis.
فَقُطِعَ دَابِرُ ٱلْقَوْمِ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ وَٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Maka orang-orang yang zalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. (QS Al An’am : 45)
Mulai dari Azab banjir yang mematikan di Myanmar. Yang sampai membuat pemerintah Myanmar mengemis pemberian bantuan dunia karena terjadinya banjir ini. Yang setidaknya telah menewaskan paling 46 orang. Serta membuat lebih 210.000 orang menderita. Kemudia empat daerah di negara tersebut dinyatakan sebagai wilayah bencana karena meluasnya banjir dan longsor akibar hujan deras. Tempat-tempat masih terputus hubungan karena tingginya permukaan air dan jalan rusak. Sama sekali tidak dapat diakses. 
Banjir Myanmar
Banir Hancurkan Myanmar
Koran The Global New Light of Myanmar mengutip Menteri Penerangan, Ye Htut, yang mengatakan peringatan banjir tidak diterima semua orang dan terjadi kebingungan terkait usaha pengungsian. Banjir pada musim hujan tahun ini dipandang cukup parah. Kementerian penerangan Myanmar menaruh permintaan bantuan kemanusiaan kepada badan PBB dan negara donor pada halaman Facebook hari Senin malam. Permintaan ini juga muncul di koran setempat pada hari Selasa.

Mereka terhina samai mengemis-ngemis untuk dikasihani dunia. Dan bahkan ratusan orang berbondong-bondong melalui banjir lumpur untuk mengambil persediaan yang dijatuhkan dari udara.
Lalu belum selesai dengan permasalahan banjirnya. Azab kepada Myanmar ditambahkan lagi. Dengan adanya wabah penyakit yang aneh. Penyakit yang tidak bisa didiagnosis oleh para ahli medis. Penyakit, dengan gejala seperti campak, telah menyerang delapan desa di sudut jauh dari Zona otonomi Naga di wilayah Sagaing, daerah pegunungan yang dihuni oleh orang-orang dari suku-suku Naga di perbatasan dengan India. Sedikitnya 40 orang, sebagian besar anak-anak, tewas oleh penyakit yang tidak dapat terdiagnosis di daerah terpencil utara Myanmar. Begitulah pejabat dan warga mengatakan, Jumat (05/08/2016), lansir World Bulletin.

Kay Sai, ketua zona mengatakan pada hari Jumat bahwa sejauh ini 40 orang tewas oleh penyakit di kota-kota Nanyon dan Lahe.
“Kami tidak mampu mengendalikan situasi di sini,” tambahnya, mengatakan bahwa hanya ada satu dokter di Lahe, dan pemerintah pusat dan daerah belum mengirim tim medis ke daerah.
“Sebuah tim dokter dari Nagaland di India siap untuk menyeberangi perbatasan segera setelah mereka mendapatkan izin dari pihak berwenang di Myanmar,” katanya.
Media Negara mengatakan penyedia layanan kesehatan dari dinas kesehatan kota dan pusat kesehatan pedesaan telah menyediakan perawatan medis untuk semua penduduk desa yang didiagnosis dengan penyakit menular sejak minggu ketiga bulan Juli. Laporan menyatakan bahwa penyakit yang telah menyebabkan kematian mengarah ke ruam, kesulitan bernapas, dan pasien mengeluarkan batuk bintik darah.
Anadolu Agency tidak dapat menghubungi pelayanan kesehatan pemerintah untuk komentar lebih lanjut.
Athong Makury, kepala Dewan Urusan Naga, mengatakan pemerintah harus mengumumkan keadaan darurat di wilayah tersebut, dan memberikan bantuan darurat untuk mengendalikan situasi.
“Pemerintah tidak melakukan cukup untuk membantu orang-orang kami,” katanya di halaman Facebook-nya.
Sekitar 120.000 orang tinggal di Divisi Sagaing, di mana banyak masyarakat Naga – konglomerasi beberapa suku yang mendiami bagian utara timur India dan barat laut Myanmar – hidup miskin dan tidak dapat diakses melalui jalan darat.
Tidak selesai sampai disitu azab yang tengah Alloh turunkan untuk Myanmar. Bahkan baru-baru ini Myanmar kembali diberikan azab yang lagi-lagi teramat mengerikan. Alloh kirimkan hujan batu untuk mereka yang telah berlaku dzalim dan semena-mena.Seperti yang bisa disaksikan dalam Vidio ini :

Betapa Alloh ingin menunjukan kepada Budhis dan Myanmar pada khususnya. Dan umumnya kepada kita semua. Bahwa Alloh tidaklah diam dengan semua kezhaliman yang dilakukan para jahanam.
وَمَكَرُوا وَمَكَرَ اللَّهُ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ
Dan mereka membuat makar, dan Alloh (menggagalkan) makar mereka. Dan Alloh sebaik-baik pembuat makar. (QS AlAnfal : 30).
Yang terjadi di Myanmar saat ini merupakan repleksi nyata dari keterangan ayat ini. Betapa Alloh dengan mudahnya membuat mereka yang berbuat makar kezhaliman membayar perbuatannya. Jelas sudah bagi kita bahwa Alloh sebaik-baiknya pembuat makar untuk mereka yang zhalim. Maka ketika mereka para budhis berpikir akan menghabis umat Islam, maka jauh lebih mudah bagi Alloh untuk menghabisi mereka jika Alloh menginginkannya. Dan itu sungguh sangatlah mudah bagi Alloh :
إن ذلك على الله يسير  
Sesungguhnya yang demikian itu sangatlah mudah bagi Alloh (QS Al Hadiid : 22)
Lalu tidak takutkah Indonesia dijadikan Myanmar yang selanjutnya? Kezhaliman kepada umat Islam begitu nyata kita bisa saksikan. Seorang muslim tidak bersalah  dibunuh hanya karena dia mengajarkan keimanan yang lurus di sekolah yang ia dirikan. Dibunuh dengan cara yang melanggar hukum yang mereka buat sendiri. Itulah Suyono! Ataukah masjid-masjid yang dibakar di Indonesia. Ingat Talikora Papua? Masjid dibakar umat Islam diintimidasi. Tapi hebatnya yang membakar malah diundang ke istana dan diberi jamuan makan oleh bandit-bandit berdasi. Sementara umat Islam menangis, jika melawan maka akan disebut teroris. Yang teranar apa yang kita saksikan di Tanjungbalai. Umat Islam dilecehkan dimaki-maki di masjidnya oleh seorang kafir hanya karena memanggil muslim lain untuk beribadah dengan pengeras suara. Umat Islam mengamuk di Tanjungbalai. Lalu apa? Apa mereka diundang jamuan makan di istana? Tidak!!!!! Para bedebah itu memasukannya ke penjara. Sementara si kafir yang berkalu sara yang melarang adzan malah bebas melenggang bersenang-senang. Malahan wakil presidennya ikut-ikutan mewacanakan agar adzan diatur tidak di pengeras suara. Jika subuh-subuh tidak boleh bersuara di masjid karena katanya akan mengganggu orang tidur.
Adakah lagi kezhaliman untuk umat Islam? Saya rasa jika dirinci tulisan ini tidak akan selesai dalam satu hari satu malam. Perlukah Kita menunggu AZAB ALLOH itu di Indonesia?

12 komentar:

  1. subhannalloh...

    BalasHapus
  2. hanya bisa berdo'a untuk negri ini
    semoga Allah memberikan jalan terbaik. Allah maha adil

    BalasHapus
  3. hanya bisa berdo'a untuk negri ini.
    Allah maha adil

    BalasHapus
  4. Itulah balasan dr allah...amin...

    BalasHapus
  5. Kalau umat islam mayoritas negara aman...umat islam minoritas selalu ditindas...seng bangsat sopo berarti...

    BalasHapus
  6. myanmar pala botak penyembah patung penganut setan bodoh
    rasain tu azab
    smoga di datang kan lagi azab yg lebih pedih amin

    BalasHapus
  7. ASATAGHFIRULLAH HULADZIM... kok bisa gitu ya....ALLAHU AKBAR....apa itu orang islam yg ngerti ajaran islam.

    BalasHapus
  8. Kalau Umat Islam jadi Mayoritas selalu Ada keadilan Dan ketentraman . Namun, bila Orang Kafir yang menjadi Mayoritas entah kenapa mereka ingin sekali memusnahkan Agama Allah ini....
    Dibawah Naungan Islam berbagai Agama Di Indonesia dapat hidup tenang tanpa Ada ancaman, namun dibawah Naungan Kafir Islam hidup dalam ancaman,terror,ketidakadilan Dan perbedaan derajat dalam Mata Hukum orang orang Kafir.

    BalasHapus
  9. Kalau Umat Islam jadi Mayoritas selalu Ada keadilan Dan ketentraman . Namun, bila Orang Kafir yang menjadi Mayoritas entah kenapa mereka ingin sekali memusnahkan Agama Allah ini....
    Dibawah Naungan Islam berbagai Agama Di Indonesia dapat hidup tenang tanpa Ada ancaman, namun dibawah Naungan Kafir Islam hidup dalam ancaman,terror,ketidakadilan Dan perbedaan derajat dalam Mata Hukum orang orang Kafir.

    BalasHapus
  10. Cuma Allah lah hakim yg paling adil

    BalasHapus
  11. Hanya Allah lah hakim yg paling adil

    BalasHapus
  12. islam d dpn publik. Tp d dlm istana dan hatinya komunis.

    BalasHapus

Hikmah dalam kata akan terkenang sepanjang massa. Sertakan Komentar Anda. (Perkataan yang Tidak Sopan Tidak Akan Ditampilkan)

Diberdayakan oleh Blogger.